Tips

Tips
Tips & Trick

News

News
Artikel & News

Sport XR Evo

Sport XR Evo
Beat The Street

New Products

New Products
New Species

Species X baru dari ban FDR

Rabu, 23 Februari 2011


FDR mau mengeluarkan produk baru, itu adalah yang bisa ditangkap jika kita mengikuti perkembangan ban FDR dari facebook FDR. Akhir-akhir ini memang facebook FDR beberapa kali menulis status tentang akan hadirnya produk baru ban FDR, bahkan sempat dipublikasikan gambar logo X dengan tulisan coming soon, ini menandakan FDR memang akan segera merilis produk baru.
Mencoba untuk menjawab rasa penasaran mengenai logo X yang dipublikasikan tersebut, saya coba mengontak pihak FDR via e-mail, namun alhasil tidak ada satu informasipun yang bisa diperoleh, rupanya pihak FDR masih merahasiakan produk baru yang katanya berbeda spesies ini. "Jika saatnya sudah tiba pasti kami informasikan", begitu katanya.

Menjaga rahasia produk baru memang dirasa wajar mengingat produk-produk FDR banyak ditiru kompetitor lain, sebut saja Genzi, Flemmo, Sport XR, Sport MP 57 yang pola telapaknya dicontek habis-habisan oleh ban merk lain, bayangkan jika produk yang belum siap dilaunching sudah beredar dimasyarakat maka akan dengan mudah kompetitor untuk menjiplaknya kemudian memproduksinya, bisa jadi produk tiruan akan lebih dulu beredar dipasaran dibanding produk aslinya, tentunya hal ini akan merugikan pihak produsen aslinya baik secara pemasaran maupun secara hak intelektual.

Dulu sewaktu Genzi jauh sebelum dilaunching, sempat terjadi kehebohan diforum-forum Bikers dan di kaskus, banyak yang penasaran mengenai bentuk kembangannya dikarenakan ada kebocoran bahwa Genzi pola kembangannya berbeda dari ban-ban yang sudah ada, setelah dilaunching ternyata Genzi meledak (Laku) dipasaran dikarenakan bentuknya memang belum lazim untuk kembangan ban di Indonesia.

Mudah-mudahan kembangan FDR X ini juga berbeda dari yang sudah ada dan bisa jadi FDR mengulang kesuksesan produk sebelumnya dan melanjutkan tradisi menjadi trendsetter ban tanah air. Produk baru ini bertjenis ban balap kah...ban harian kah...tubeless atau tubetype kah...penasaran??? kita tunggu saja peluncurannya....(br2)

Mengapa MotoGP lebih menarik dibanding F1

Jumat, 10 Desember 2010

F1-VS-motoGP

Bagi anda penyuka balap, jika disuruh menentukan pilihan, memilih menonton motoGP atau F1, pastinya sebagian besar akan memilih motoGP, mengapa…berikut alasannya:

  1. MotoGP menyajikan aksi susul-susulan (Overtaking) yang memukau, peraih pole position belum tentu menjadi pemilik podium juara sedangkan pada balapan F1 sangat kecil kemungkinan untuk melihat aksi over taking antar pembalap apalagi pada sirkuit dengan trek yang sempit seperti Monaco, strategi pitstop yang meniadakan pengisian bahan bakar menjadikan balapan F1 semakin membosankan, peraih pole position biasanya akan mendapatkan podium juara.
  2. Bentuk mobil F1 terasa aneh berbeda dengan mobil produksi masal yang beredar di jalan raya, sirip-sirip aerodinamika yang menempel diseluruh badan mobil menambah aneh bentuk mobil. Sementara itu bentuk motor motoGP tidak berbeda jauh dengan bentuk motor yang beredar dijalanan.
  3. Tingkatan sosial masyarakat Indonesia lebih banyak memakai sepeda motor dibanding mobil, hal ini menjadikan motoGP lebih dekat dengan masyarakat Indonesia.
  4. F1 juga banyak mengandung unsur politis, misalnya tim Ferari lebih banyak diuntungkan oleh keputusan-keputusan FIA dikarenakan tim tersebut memiliki kedekatan dengan punggawa-punggawa FIA. Pada motoGP hal ini tidak terjadi, FIM lebih bersifat netral dibanding FIA.
  5. F1 banyak memberlakukan team order, yang menggelikan teman satu tim rela memperlambat mobilnya demi pencapaian point teman lainnya atau pembalap menghalangi jalan pembalap lain demi memperpanjang jarak pembalap satu timnya, sementara itu pada motoGP hal ini sulit dan jarang terjadi.
  6. Driver F1 dapat berkomunikasi dengan pit crew, hal ini yang kadangkala muncul keputusan politis, sementara itu rider motoGP benar-benar harus memutuskan segala sesuatu secara sendiri ketika sudah berada di trek karena tidak adanya alat komunikasi antara rider dan pit crew.
  7. Jumlah lap yang harus dilalui F1 sangat banyak yaitu sekitar 60 lap (durasi tayangan tv 2 jam), sedangkan pada motoGP hanya sekitar 24 lap (durasi tayangan tv 1 jam), hal ini menambah jenuh F1, bayangkan terpaku didepan tv tanpa ada aksi overtaking dengan pembalap yang memimpin didepan itu-itu saja.
  8. Pada motoGP ditayangkan juga kelas pendukung yaitu kelas 125 (moto3) dan moto2, selain tambah menghibur hal ini juga menyebabkan penonton bisa tahu jenjang karir pembalap dari awal hingga ke pentas tertinggi yaitu motoGP, misalnya penonton bisa tahu ketika Valentino Rossi masih beraksi dikelas 125, 250 hingga bisa merajai motoGP. Pada F1 kelas pendukung seperti GP3 atau GP2 tidak ditayangkan di TV sehingga penonton tidak biasa menyaksikan aksi seorang pembalap sebelum tampil dikelas F1.

Dari uraian diatas bisa disimpulkan bahwa motoGP lebih menghibur dibanding F1, namun demikian bagi anda yang fanatik terhadap F1 tentu memiliki alasan tersendiri kenapa mencintai F1, semuanya diserahkan kepada Anda. (www.banroda2.blogspot.com)

2012 Michelin Balik ke MotoGP?

Jumat, 26 November 2010




Paris
- Dua tahun setelah memutuskan mundur dari MotoGP, Michelin dikabarkan bakal kembali meramaikan persaingan pabrikan ban di ajang tersebut. Mereka menjadwalkan melakukan comeback di tahun 2012.

Kali terakhir Michelin tampil di MotoGP adalah pada musim 2008, saat balap motor kelas premier itu memutuskan untuk menerapkan aturan baru soal suplier ban tunggal untuk tahun berikutnya.

Sejak saat itu hanya Bridgestone yang menjadi pemain tunggal di MotoGP. Kondisi yang bisa jadi tak akan bertahan lama karena keinginan Michelin melakukan comeback.

Dikutip dari MCN, berhembus kabar kalau pabrikan ban asal Prancis itu bakal kembali ke MotoGP pada tahun 2012, kebetulan di akhir 2011 kontrak Bridgestone akan habis.

"Ada ketertarikan besar dari Michelin untuk kembali, tapi mereka hanya mau melakukan itu jika ada kompetisi. Tapi masalahnya adalah, kompetisi akan membutuhkan biaya lebih besar dibanding jika hanya ada satu ban," ungkap seorang sumber MCN.

Disebutkan kemudian kalau keputusan soal comeback tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat ini, saat banyak tim akan memulai melakukan ujicoba pasca musim.

Sumber: detiksport

Satu HATI di tim Repsol Honda

Rabu, 10 November 2010



Musim depan, tim Repsol Honda mendapat Sponsor baru yaitu dari Astra Honda Motor yang merupakan produsen motor Honda di Indonesia.

Logo One HEART/Satu Hati mulai terlihat pada racing suite dan motor pembalap utama tim Repsol Honda, yaitu Dani Pedrosa dan Andrea Dovizioso pada Jumat pagi (5 November 2010/waktu Valencia) di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol. Logo One HEART akan menghiasai racing suit di bagian depan, dan lengan tangan kiri dan cover bodi sepeda motor sebelah kanan. Selain itu, kata Satu HATI akan terlihat pada punggung, lengan tangan kanan racing suit dan cover bodi sepeda motor sebelah kiri.

One Heart mencerminkan mimpi, gairah, dan gaya hidup bersama Honda dengan pelanggan yang muda dan dinamis di Indonesia.

“AHM mencoba membagi mimpi bersama meraih puncak kejayaan di arena balap dunia MotoGP. Dalam semangat One Heart, kebersamaan satu hati adalah kekuatan yang dahsyat untuk meraih mimpi, termasuk impian yang paling tinggi sekalipun,” ungkap Executive Vice President Director AHM Johannes Loman.

Semoga saja logo One Heart di motoGP bisa menjadi dorongan bagi bikers di Indonesia untuk lebih semangat lagi dalam meraih mimpinya.

Honda CBR 250R vs Kawasaki Ninja 250R

Selasa, 02 November 2010

JAKARTA- Jalan lengang yang selama ini dirasakan Kawasaki Ninja 250R dipastikan bakal lebih sempit dengan bakal munculnya Honda CBR250R.

Sama-sama masuk dalam kelas motor sport 250 cc, kedua motor ini memiliki beberapa perbedaan yang cukup signifikan.

CBR250R menggunakan mesin 249 cc liquid cooled 4-tak DOHC single cylinder berkode CS250RE dengan kompresi rasio 10,7:1. Ini berbeda dengan Ninja yang punya jeroan 248 cc 4-tak 2 cylinder liquid cooled yang memiliki kompresi rasio 11,6:1.

Namun jangan lantas remehkan CBR, karena Honda telah menjejalkan Program Fuel Injection System (PGM-FI). Sementara Kawasaki masih percaya dengan kaburator lansiran Keihin CVK30.

Untuk menopang dimensi motor dengan panjang 2.035 mm, lebar 0.720 mm, dan 1.125 mm, Honda menggunakan ban berukuran 110/70-17M/C di depan dan 140/70-17M/C dibagian belakang.

Sedangkan Kawasaki memiliki si karet bundar berukuran 100/70 50S dan 130/70 64S jenis Tubeless yang bersanding dengan pelek racing ukuran 17 inci.

Urusan variasi warna Honda menawarkan Candy Ruby Red, Sword Silver Metalic, dan Asteroid Black Metalic. Kawasaki punya lebih banyak pilihan dengan Candy Plasma Blue, Ebony, Passion Red, dan Lime Green.

Nah sekarang tinggal keputusan Honda berapa akan membanderol CBR250R di Indonesia. Bila berdekatan dengan Kawasaki Ninja 250R yang harganya ada pada kisaran Rp46 juta, maka persaingan motor sport 250 cc akan semakin sengit. (uky)
Sumber: Okezone.com

Bungkus Baru Ban Honda

Jumat, 29 Oktober 2010


Honda Genuine Tire yang selama ini kita kenal bungkusnya berwarna merah dengan tulisan Honda berwarna putih, namun sekitar dua bulan terakhir ditoko-toko dapat kita lihat ada dua warna bungkus ban honda, satu berwarna merah, dan satu lagi berwarna putih. Sekilas bungkus warna putih mirip bungkus kepunyaan ban FDR tipe Genzi, sedangkan bungkus warna merah mirip bungkus ban FDR tipe Flemmo.
Lalu apa yang membedakan keduanya? ternyata perbedaan ini dibuat supaya konsumen bisa membedakan antara ban untuk roda depan dan ban untuk roda belakang. Ban depan diberi bungkus warna putih dengan tulisan merah, sedangkan ban belakang dibungkus dengan warna merah dengan tulisan putih. dengan demikian konsumen bisa dengan mudah membedakan mana untuk ban depan dan mana ban untuk roda belakang, selain itu hal ini bisa mengurangi penggunaan ban yang berukuran kecil pada roda belakang. Jadi jangan ragu tuk membeli ban asli motor Honda untuk roda depan atau roda belakang motor Anda.

Alat Tambal Ban Elektrik Buatan Jepara

Jumat, 08 Oktober 2010


Alat tambal ban yang selama ini kita kenal adalah penambal ban yang menggunakan bahan bakar sebagai alat pemanasnya, masalahnya sekarang ini bahan bakar seperti minyak tanah sudah sangat langka dipasaran walaupun ada bisa dipastikan akan sangat mahal harganya. Maksum ( 41 ) warga desa Tedunan kecamatan Kedung Kabupaten Jepara berhasil membuat terobosan unik. Meskipun hanya berpendidikan setara SMP saja namun dia mampu menciptakan alat tambal ban elektric yang pemanasannya menggunakan tenaga listrik. alat tambal ban elektric ini cukup praktis penggunaannya , tinggal colok saja 7 – 10 menit ditunggu ban yang bocorpun kembali dapat digunakan lagi.


” Ide pembuatan alat tambal ban ini sudah lima tahun yang lalu dan baru dibuat dua tahunan , ini dipicu oleh mahalnya bahan bakar minyak tanah dan kadang-kadang sulit mendapatkannya. Selain itu saya juga mempraktekan ketrampilan elektro saya”, ujar Maksum yang ditemui di rumah.

Maksum yang sehari-harinya bekerja sebagai montir mengatakan, alat tambal ban elektric ini hanya diperuntukkan untuk menambal ban sepeda atau sepeda motor sehingga bentuknya kecil dan mudah penggunaannya. Ban sepeda atau sepeda Motor yang bocor diberi tanda , diatas tanda ditutup dengan kompon selanjutnya ban dan kompon dipasang pada alat tambal ban electric tunggu 7-10 menit ( lampu kontrol padam) banpun akan kembali dapat digunakan. Karena menggunakan tenaga listrik dari segi beayapun cukup murah , selain itu juga tidak dipusingkan oleh asap dan api apalagi jika musim hujan alat ini sungguh sangat praktis.

Alat tambal ban electric ini menurut Maksum , selain dapat untuk membuka usaha tambal ban juga dapat dipergunakan secara pribadi utamanya rumah tangga yang tempatnya jauh dari bengkel , daerah terpencil atau dipemukiman padat penduduk. Saat ini sepeda atau sepeda motor merupakan alat transportasi yang cukup vital , kebocoran ban bisa terjadi kapan saja dan dimana saja . Oleh karena itu jika dirumah sudah tersedia alat tambal ban ini kita tinggal membeli kompon dan pompa di toko terdekat , jika ban sepeda atau sepeda motor kita bocor sewaktu-waktu bisa ditanganinya sendiri tidak usah ke bengkel . Selain menghemat waktu , juga menghemat biaya bahkan jika ada kesempatan kita bisa buka usaha tambal ban sendiri dan dapat menambah penghasilan.

” Ya itulah manfaatnya alat tambal ban ini , ya karena keterbatan modal kami membuat alat ini belum begitu banyak , kami membuat hanya mengandalkan pesanan saja , yang kami buat baru sekitar 30 alat tambal ban . Harganyapun cukup murah hanya Rp 125.000 saja , jika ada yang pesan bisa kami buatkan , tentunya tambah ongkos kirim dimana pemesan itu tinggal bisa di seluruh Indonesia kami layani ” , ujar Maksum berpromosi.

Maksum menjamin alat tambal ban electric yang ia ciptakan ini cukup efektif , praktis dan ekonomis untuk menambal ban , oleh karena itu para penambal ban utamanya sepeda atau sepeda motor yang masih menggunakan api untuk pembakarannya dapat beralih ke alat tambal ban electric ini. Dan untuk waktu yang akan datang dia akan mencoba membuat alat tambal ban mobil sehingga mempermudah para tukang tambal ban mobil dalam bekerja. Tidak itu saja dia juga berkeinginan pula untuk membuat tempat pelatihan /kursus ketrampilan bengkel mobil, sepeda motor dan las untuk para remaja yang putus sekolah atau remaja yang belum mempunyai ketrampilan sama sekali.

Dia melihat saat ini banyak remaja yang putus sekolah atau menganggur yang hanya membuat masalah di keluarganya. Padahal jika mereka itu dididik ketrampilan perbengkelan akan membuka lapangan pekerjaan baru , toh pada saat ini sepeda motor sudah menjamur dimana.

” Doakan saja Mas, mudah mudahan keinginan saya membuka tempat pelatihan terkabul , sehingga ketrampilan saya bisa tersalurkan untuk orang lain” . ujar Maksum yang setiap harinya bergelut dengan mesin mobil menutup sua.


Sumber : http://www.whooila.com/2010/10/unik-kreatif-warga-jepara-temukan-alat.html#ixzz11igyd6Eo

 

07 Jul 2010 ·banroda2 by vendesign