Tips

Tips
Tips & Trick

News

News
Artikel & News

Sport XR Evo

Sport XR Evo
Beat The Street

New Products

New Products
New Species
Tampilkan postingan dengan label Motor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motor. Tampilkan semua postingan

Satu HATI di tim Repsol Honda

Rabu, 10 November 2010



Musim depan, tim Repsol Honda mendapat Sponsor baru yaitu dari Astra Honda Motor yang merupakan produsen motor Honda di Indonesia.

Logo One HEART/Satu Hati mulai terlihat pada racing suite dan motor pembalap utama tim Repsol Honda, yaitu Dani Pedrosa dan Andrea Dovizioso pada Jumat pagi (5 November 2010/waktu Valencia) di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol. Logo One HEART akan menghiasai racing suit di bagian depan, dan lengan tangan kiri dan cover bodi sepeda motor sebelah kanan. Selain itu, kata Satu HATI akan terlihat pada punggung, lengan tangan kanan racing suit dan cover bodi sepeda motor sebelah kiri.

One Heart mencerminkan mimpi, gairah, dan gaya hidup bersama Honda dengan pelanggan yang muda dan dinamis di Indonesia.

“AHM mencoba membagi mimpi bersama meraih puncak kejayaan di arena balap dunia MotoGP. Dalam semangat One Heart, kebersamaan satu hati adalah kekuatan yang dahsyat untuk meraih mimpi, termasuk impian yang paling tinggi sekalipun,” ungkap Executive Vice President Director AHM Johannes Loman.

Semoga saja logo One Heart di motoGP bisa menjadi dorongan bagi bikers di Indonesia untuk lebih semangat lagi dalam meraih mimpinya.

Honda CBR 250R vs Kawasaki Ninja 250R

Selasa, 02 November 2010

JAKARTA- Jalan lengang yang selama ini dirasakan Kawasaki Ninja 250R dipastikan bakal lebih sempit dengan bakal munculnya Honda CBR250R.

Sama-sama masuk dalam kelas motor sport 250 cc, kedua motor ini memiliki beberapa perbedaan yang cukup signifikan.

CBR250R menggunakan mesin 249 cc liquid cooled 4-tak DOHC single cylinder berkode CS250RE dengan kompresi rasio 10,7:1. Ini berbeda dengan Ninja yang punya jeroan 248 cc 4-tak 2 cylinder liquid cooled yang memiliki kompresi rasio 11,6:1.

Namun jangan lantas remehkan CBR, karena Honda telah menjejalkan Program Fuel Injection System (PGM-FI). Sementara Kawasaki masih percaya dengan kaburator lansiran Keihin CVK30.

Untuk menopang dimensi motor dengan panjang 2.035 mm, lebar 0.720 mm, dan 1.125 mm, Honda menggunakan ban berukuran 110/70-17M/C di depan dan 140/70-17M/C dibagian belakang.

Sedangkan Kawasaki memiliki si karet bundar berukuran 100/70 50S dan 130/70 64S jenis Tubeless yang bersanding dengan pelek racing ukuran 17 inci.

Urusan variasi warna Honda menawarkan Candy Ruby Red, Sword Silver Metalic, dan Asteroid Black Metalic. Kawasaki punya lebih banyak pilihan dengan Candy Plasma Blue, Ebony, Passion Red, dan Lime Green.

Nah sekarang tinggal keputusan Honda berapa akan membanderol CBR250R di Indonesia. Bila berdekatan dengan Kawasaki Ninja 250R yang harganya ada pada kisaran Rp46 juta, maka persaingan motor sport 250 cc akan semakin sengit. (uky)
Sumber: Okezone.com

Sengatan New Scorpio

Jumat, 01 Oktober 2010


Kini Yamaha Scorpio siap menyengat bikers di Indonesia, Acara peluncuran berbarengan dengan launching Yamaha Byson di Savana Bromo, Jawa Timur 25-26 September kemarin.

Beberapa perubahan New Scorpio Z adalah, bentuk lampu depan dari bulat menjadi lebih futuristik (Head lamp multi reflector) yang mengadaptasi dari bentuk dan design modern, tanki BBM yang berukuran lebih besar, serta perubahan lain di bagian belakang, sisi samping motor, knalpot, lampu sein, dan spakbor belakang.

Motor ini masih mengusung mesin 225 cc bertenaga 19 ps diputara 8.000 rpm dengan torsi 1.86 kgf.m pada 6.500 rpm. New New Scorpio baru ini dipasarkan dengan harga 23,5 Juta.


SPESIFIKASI
DIMENSI P x L x T 2.025 mm x 765 mm x 1.095 mm

Jarak Sumbu Roda 1.295 mm

Jarak Terendah ke Tanah 165 mm

Tinggi Tempat Duduk 770 mm

Berat Isi 141 kg

Kapasitas Tangki Bensin 13 Liter



MESIN Tipe Mesin 4 Langkah, 2 Valve SOHC, Berpendingin Udara

Jumlah / Posisi Silinder Cylinder Tunggal / Tegak

Volume Silinder 223 cc

Diameter x Langkah 70,0 x 58,0 mm

Perbandingan Kompresi 9,50 :1

Daya Maksimum 13.4 kW@8.000 r/min (18.2 PS@8.000 r/min)

Torsi Maksimum 17.5 Nm@6.500 r/min (1.78 kgf-m@6500 r/min)

Sistem Starter Electric Starter dan Kick Starter

Sistem Pelumasan Basah

Kapasitas Oli Mesin Total : 1,4 Liter / Penggantian Berkala : 1,2 Liter

Tipe Karburator (MIKUNI) BS30 x 1

Tipe Kopling Basah, Kopling manual, Multiplat

Tipe Transmisi Return, 5 Kecepatan

Pola Pengoperasian Transmisi 1-N-2-3-4-5



RANGKA Tipe Rangka Double Cradle

Suspensi Depan Teleskopik

Suspensi Belakang Lengan Ayun, Suspensi Monocross

Ban Depan 80/100-18 47P

Ban Belakang 100/90-18 56P

Rem Depan Cakram

Rem Belakang Tromol



KELISTRIKAN Sistem Pengapian C.D.I.

Battery GM7B-4B

Tipe Busi NGK/DP8EA-9



GARANSI
1 Tahun / 12.000 km : Mesin (sesuai ketentuan)


2 Tahun / 24.000 km : Kelistrikan tertentu (sesuai ketentuan)


6 Bulan / 6.000 km : Umum diluar kelistrikan (sesuai ketentuan)


Servis gratis : 4 kali + 1 kali oli mesin

Foto: Detikoto.com
ref: http://www.yamaha-motor.co.id

Scooter Mini

Jumat, 24 September 2010


Mini yang selama ini kita kenal lewat mobil mini cooper-nya, akhirnya mempublikasikan secara resmi penampakan konsep skuter elektrik bergaya retro mereka.

Skutrik yang dijuluki Mini E Scooter Concept ini akan memiliki 3 penampakan berbeda.yaitu Mini E yang bergaya retro modern, British Racing Green yang bergaya balap retro dan Mini putih yang bergaya retro abis!


Mini E Concept ini menggunakan penggerak daya listrik yang terpasang di roda belakang. Sedangkan baterainya menggunakan tipe lithium ion. Hingga saat ini Mini belum merilis kemampuan daya jelajah. Maupun performa dan lamanya waktu isi ulang motor ini. Namun Mini telah memberikan sketsa bahwa skutrik nampaknya langsung dapat di isi ulang ke stop kontak biasa yang ada di rumah kita.

Desain ini juga menunjukkan fitur dan detail Mini skutrik di bagian panel speedometer dan lampu depan. Untuk mengaktifkan skutrik ini, pengendara harus menaruh smartphone mereka di panel speedo. Gadget ini berfungsi sebagai kunci, speedometer, navigasi, MP3 player, bahkan alat komunikasi. Benda ini dapat terhubung langsung ke helm pengendara lewat bantuan Bluetooth.

Mini menyebut inovasi pengendara, skutrik dan smartphone ini sebagai “pembuka jalan bagi berbagai fungsi interaktif baru”. Oh ya, smartphone ini terintegrasi dengan Google Maps lho! Sehingga anda dapat mencari posisi pengendara lain. Atau bahkan mengundang mereka berjalan bersama sama!


Sumber: Otomotifnet.com
Foto: Autocar.co.uk

Mega Pro vs Byson

Senin, 20 September 2010

Bagi yang mau beli motor sport bergaya street fighter tentunya dibuat bingung dengan munculnya dua varian motor sejenis secara berbarengan. PT. Astra Honda Honda Motor yang mengeluarkan New Mega Pro disususl dengan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing yang mengeluarkan Byson.

Dari pada bingung mending Anda coba pelajari dulu fitur-fitur apa saja yang diterapkan pabrikannya ke produk andalan mereka itu. Siapa tau bisa jadi panduan buat Anda dalam memilih produk yang sesuai selera.

Roda

Baik NMP maupun Byson 150 sama-sama mengaplikasi lingkar roda 17 inci. Dan ban yang digunakan juga tipe tubeless. Tapi ukurannya lebih gede Byson 150, yakni depan 100/80-17 M/C 52P dan belakang 120/70-17 M/C 58P. Sedang di NMP pakai ukuran 80/100-17 M/C 46P (depan) dan 100/80-17 M/C 55P (belakang).

Pakai ban lebih lebar umumnya unggul soal handling. Tapi biasanya berdampak akselerasi jadi agak berat dan konsumsi BBM sedikit boros. Tapi untuk membuktikannya, nanti kami tes lagi pada kedua motor ini. Oh iya, untuk pelek AHM menawarkan dua pilihan; spoke wheel (SW) dan casting wheel (CW). Sementara Byson baru ada tipe CW.


Byson

New Mega Pro

New Mega Pro

Byson

Suspensi

Pada kedua motor ini, di bagian depan pakai teleskopik. Namun diameter batang sok yang dijejali YMKI ke Byson lumayan gede, yaitu 41 mm. Lebih gede 10 mm dari NMP yang cuma 31 mm. Alhasil membuat kaki depan Byson terlihat jadi lebih kekar bak moge SF. Soal kemampuan meredam kejutnya berdasarkan uji coba Mr. Testo sih tidak begitu jauh berbeda.

Di belakang, juga sama-sama aplikasi swing arm dipadu monosok. Monosoknya juga diapat disetel tingkat kekerasannya alias adjustable. Pada NMP pilihan kekerasannya ada 3 level; soft, medium dan hard. Sedang di Byson model berundak dengan jumlah 5 undakan.


Kunci Kontak


Buat pertimbangan keamanan, AHM adopsi kunci kontak jenis shutter key pada NMP. Fitur ini terbukti cukup ampuh menghambat aksi pencurian sepeda motor yang kian mengganas. Sedang di Byson masih menganut kunci kontak model biasa.


New Mega Pro

Byson

Byson

New Mega Pro
Rem

Peranti ini tentu juga jadi satu pertimbangan saat mau beli motor. Nah, antara Byson dengan NMP menawarkan kelebihan sendiri. Misal di depan Byson menggunakan piringan cakram dengan diameter lebih lebar (267 mm) dibanding New Mega Pro (245 mm). Dilengkapi kaliper 2 piston.

Namun di belakang, Byson masih andalkan tipe teromol. Sementara NMP sudah mengaplikasi jenis disc brake..

Baik Byson dan NMP sudah menggunakan penunjuk kecepatan model digital. Termasuk penunjuk bensinnya. Tapi untuk pemantau putaran mesin, Mega Pro masih mengandalkan jenis analog.

Mesin


Sistem pendingin kedua SF ini masih andalkan angin. Tapi ada juga fitur pendingin tambahan yang coba diterapkan tiap pabrikan. kalau di Byson, YMKI menambah sebuah corong pengarah angin yang ditempatkan di bagian kanan mesin untuk mendinginkan bagian kepala silinder seputar busi. Sistem itu dinamai YRCS (Yamaha Ram Air Cooling System).

Sedang di MegaPro, Honda merancang kepala silindernya menganut jalur atau rongga yang mengarah ke bagian tengah head, dinamai 2 way air cooling system. Selain sistem pendingin, kedua motor juga sudah pakai roller rocker arm.

Lalu gimana soal gaya? NMP tampaknya lebih menyuguhkan tongkrongan elegan dan kalem. Sementara Byson bisa mengakomodasi yang doyan show-off. Jadi, pilih yang mana?

Sumber: http://www.otomotifnet.com

Motor Jepang Bukan Tandingan Viar

Kamis, 02 September 2010


CISARUA- Hadir sebagai motor yang menyasar masyarakat golongan kelas bawah, PT Triangle Motorindo (TM) rupanya tidak ingin disandingkan dengan pabrikan Jepang.

Produsen sepeda motor merek Viar ini memang selalu konsisten untuk menghadirkan motor-motor berharga miring. Alasannya agar masyarakat menangah ke bawah bisa memiliki tungangan untuk kebutuhan sehari-hari.

"Kalau kita lihat dari strategi harga, sebenarnya jelas kita bukan head to head dengan Jepang, karena kita bermain pada level harga di bawah mereka," jelas Marketing Division Head TM, Ahmad Zafitra Dalie, disela acara 'Touring Viar Vior Jakarta-Puncak', Senin (30/8/2010) malam.

Ia menuturkan, selama ini banyak produsen motor non Jepang yang masuk ke Tanah Air. Namun semuanya kemudian berguguran karena kebijakan penetapan harganya yang terlalu tinggi.

"Kalau non Jepang harganya sudah mirip-mirip dengan motor Jepang akan sulit berkembang. Makanya kita masuk ke level di bawahnya," sebut dia.

Semua itu dilakukan guna menyiasati konsumen yang ingin mengambil dengan sistem kredit maka besar angsurannya pada pihak lembaga pembiayaan (leasing) tidak terlalu tinggi.

"Strategi kita selalu patokannya agar ketika kredit angsurannya bisa sampai Rp350 ribu, ini yang tidak bisa dilakukan merek-merek Jepang," lanjut Dalie.

Hal tersebut dilakukan mengingat kondisi masyarakat di Tanah Air terutama di pedesaan yang terkadang penghasilannya hanya Rp700 ribu - Rp800 ribu per bulan. "Dengan demikian bermodal penghasilan UMR, mereka tetap bisa ambil motor yang berkualitas," tukas pria ramah itu. (uky)
Sumber: http://autos.okezone.com

Motor Militer M1030-M2


LONDON- Sebagai motor militer, tentu kuda besi ini didesain memiliki kekuatan yang diatas rata-rata motor pada umumnya.
Namanya M1030-M2. Aneh memang, karena motor ini bukan kendaraan biasa melainkan ditakdirkan sebagai alat militer.
Dan uniknya, motor tersebut juga sanggup meminum tujuh jenis bahan bakar berbeda. Motor ini bisa diisi dengan bahan bakar jenis Solar, BioFuel, Aviation, atau empat bahan bakar lain yang biasanya digunakan pada kendaraan militer pada umumnya.

"Motor juga bisa melintasi genangan air hingga kedalaman 60 cm dan bila tanki bahan bakar terisi penuh maka sanggup menggerakkan kendaraan sejauh hampir 500 km," tulis Motorcyclenews, Rabu (11/8/2010).

Hayes Diversified Technologies Inc selaku pihak pengembang mengklaim M1030 merupakan trobosan dalam teknologi kendaraan militer.

Urusan mesin, motor militer ini dibekali jeroan berkapasitas silinder 670 4 silinder yang sanggup menciptakan tenaga sebesar 33 bhp. Ketika gas diputar penuh, maka motor mampu mencapai kecepatan maksimum 150 km/jam.

Dengan perkiraan harga mencapai Rp165 juta, para tentara bayaran dan pasukan khusus militer berharap untuk bisa memiliki motor tersebut dengan perubahan bagian body yang menggunakan baja. (uky)

Sumber: http://autos.okezone.com/

Yamaha Indonesia Lepas Byson Rp 19,9 Juta

Senin, 23 Agustus 2010


TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (PT YMKI), Jumat (20/8) meluncurkan model sport anyar Yamaha Byson.

Seperti diungkapkan, Dyonisius Beti, Presiden Direktur PT YMKI motor sport bergaya street fighter itu dibanderol Rp 19,9 juta on the road Jakarta dan sekitarnya.

"Pada tahap awal kami targetkan bisa terjual 3 - 5 ribu unit per bulan. Kehadiran motor ini akan menjadi penopang volume penjualan bersama Yamaha V-Ixion," papar Dyonisius, di Jakarta, Jumat (20/8).

Byson mengusung mesin 153 cc, empat langkah, SOHC, dengan sistem pendingin udara. Mesin ini diklaim mampu menyemburkan tenaga 10,1 PS pada 7.500 rpm dan torsi 10,5 Newton meter di 5.500 rpm. Byson memiliki panjang 2.075 milimeter (mm), lebar 780 mm, serta tinggi 1.045 mm.

Perangkat suspensinya menggunakan garpu teleskopis 0,41 mm di bagian depan, dan Monocross di bagian belakang. Ban yang digunakan berukuran 100/80-17M di bagian depan dan ukuran 120/70-17M di bagian belakang. Ban tersebut merupakan ban tubeless.

Kapasitas mesin Byson itu ebih besar ketimbang Yamaha V-Ixion yang hanya 149,8 cc. Sistem pengabutan bahan bakar masih menggunakan karburator. Sementara, V-Ixion sudah menggunakan perangkat injeksi.

Saat ini harga V-Ixion di Jakarta dan sekitarnya Rp 20,5 juta on the road. Lantas apakah kehadiran Byson tidak kanibal terhadap saudaranya, Yamaha V-Ixion? “Kami tidak khawatir, karena segmennya juga berbeda meskipun basis mesinnya sama,” aku Paulus S Firmanto, Deputi General Manager Promotion and Motorsport PT YMKI saat dihubungi.

Paulus juga menandaskan, banderol harga tersebut merupakan harga promosi. Sehingga sewaktu-waktu bisa berubah. Sampai kapan? "Setidaknya sampai akhir tahun ini," kata dia.

Sumber: www.tempointeraktif.com

 

07 Jul 2010 ·banroda2 by vendesign